-->

Latihan Kekuatan yang Bisa Meningkatkan Kecepatan Lari

Setiap pelari ingin berlari lebih cepat — untuk mengurangi detik atau bahkan beberapa menit dari lari yang dijalani dan menempuh jarak lebih jauh dalam waktu lebih singkat.

Dan sementara kebutuhan akan kecepatan adalah hal yang wajar — baik anda baru memulai atau sudah menjalankan maraton selama bertahun-tahun — hal itu tidak sepenuhnya mudah.

Tapi tentu, anda masih bisa mendorong diri anda untuk berlari lebih cepat, dan terus meningkatkannya.

Bagian terpenting dari pelatihan kecepatan lebih adalah melalui latihan kekuatan.

Ya, latihan kekuatan akan membangun otot, tetapi tidak besar seperti binaraga atau menonjol yang mungkin anda pikirkan.

Untuk mengubah keuntungan itu menjadi kecepatan, anda harus memilih latihan yang tepat.

Hasilnya? Setiap langkah yang anda ambil lebih cepat dan lebih kuat dari sebelumnya.

“Pelari harus berkonsentrasi pada pembangunan kekuatan — seberapa cepat anda dapat menggunakan kekuatan yang telah anda bangun,” penjelasan Jay Dicharry, direktur Speed ​​Clinic di universitas Virginia.

Latihan yang ketat akan membantu anda mengaktifkan kekuatan otot anda dengan cepat saat mulai terjun di lintasan.

Tapi latihan kekuatan apa saja yang bisa meningkatkan kecepatan berlari?... Oke langsung aja kita terjun ke nomer satu...


1. Lompat box

lompat box
Bagaimana

Carilah kotak yang kokoh, atau bangku. Berdiri dengan kaki dan sedikit jongkok sebelum memulai meloncat.

Kemudian saat anda mendarat pastikan tidak terlalu kencang supaya tulang tidak mudah rapuh. Lakukan latihan in sebanyak mungkin, tapi saya menyarankan lakukan 3 set dari 8 kali repetisi.

Kenapa?

Latihan lompat yang ketat akan melatih kaki dan otot-otot untuk terpacu saat berlari. Lakukanlah dari tingkat ketinggian kotak yang rendah hingga tinggi dan lakukan secara bertahap.


2. Bulgarian Split Squat

 Bulgarian split squat
Bagaimana?

Berdiri menghadap ke sebuah kotak, atau kursi. Tempatkan bagian atas kaki kanan anda ke kotak sekitar 90 cm di belakang anda.

Tempatkan tangan di pinggul lalu membungkuk, kaki kiri turun ke bawah sampai lutut kanan menyentuh lantai. Pastikan untuk menjaga punggung anda tetap lurus dan dada terangkat.

Putar tubuh bagian atas 45 derajat ke kanan, kembali ke awal, dan kemudian putar 45 derajat ke kiri. Itu 1 repetisi. Lakukan 2 set dari 8 repetisi, lalu ulangi pada kaki lainnya.

Kenapa?

Latihan kaki yang satu ini bisa memperkuat pinggul anda untuk keseimbangan dan stabilitas yang lebih baik saat mulai berlari.


3. Deadlift

dreadlift

Bagaimana?
Tempatkan alat yang berat seperti kettlebell atau barbel di lantai di depan anda.

Berdirilah dipertengahan barbel dan genggamlah grip barbel dengan kuat sambil menekuk lutut hingga tulang kering anda bersentuhan dengan grip tersebut.

Angkat dada anda dan luruskan bagian belakang, ambilah nafas yang dalam, tahan lalu berdiri dengan barbel tersebut. Ulangi sampai 2 set dari 8 kali repetisi.

Kenapa?

Deadlift mampu meningkatkan kekuatan dalam glutes dan pinggul, yang akan membantu anda dalam meningkatkan kecepatan.


4. Kneeling hip flexor stretch

Kneeling hip flexor stretch
Bagaimana?

Latihan ini hampir sama dengan Bulgarian Split Squat tetapi tidak menggunakan alat pendukung apapun, kaki kanan didepan dan lutut kiri bawah ke lantai sehingga lutut yang berada di depan membentuk sudut 90 derajat.

Pastikan tubuh bagian atas tetap lurus dan dada anda terangkat supaya merasakan peregangan. Tahan selama 1 menit. Ulangi 3 kali di setiap kaki.

Kenapa?

Kneeling hip flexor stretch akan memperbaiki dan meningkatkan jangkauan gerak di pinggul, yang merupakan bagian penting dari membangun kecepatan.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter