-->

4 Manfaat Lari yang Belum Kamu Ketahui

orang berlari
Anda mungkin pernah mendengar kata orang tua atau teman, "jika badan ingin sehat harus berolahraga." Hal ini bukan hanya sekedar kata-kata; itu semua jelas benar.
Penelitian ilmiah membuktikan bahwa olahraga reguler (150 menit per minggu, yaitu sekitar 30 menit, dalam lima kali per minggu) — memiliki manfaat kesehatan yang lebih banyak dibandingkan dengan pil yang telah dibuat oleh dokter.
Studi telah menunjukkan bahwa berlari dapat membantu mencegah berbagai macam penyakit seperti obesitas, diabetes tipe 2, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, stroke, beberapa jenis kanker, dan sejumlah kondisi lain yang tidak diinginkan.
Terlebih lagi, para ilmuwan telah menunjukkan bahwa berlari dapat meningkatkan kualitas hidup, emosional dan mental anda.
Oke langsung aja kita ke manfaat lari yang pertama...

1. Berlari membuat anda bahagia

Jika sering merasakan seberapa baik atau buruk anda merasa pada saat tertentu, berolahraga akan membuat anda merasa lebih baik.
Berlari akan meningkatkan produksi hormon endocannabinoids yang berguna untuk menjaga perasaan supaya lebih baik.
Dalam sebuah penelitian tahun 2006 yang diterbitkan oleh Medicine & Science in Sports & Exercise, peneliti menemukan bahwa satu kali dari latihan 30 menit berjalan di atas treadmill — bisa langsung mengangkat mood seseorang yang memiliki depresi yang tinggi.
Medicine & Science in Sports & Exercise kembali mengemukakan pada tahun 2012 dalam Journal of Adelescent Health membuktikan bahwa hanya 30 menit berlari untuk satu minggu dan dilakukan selama tiga minggu akan meningkatkan kualitas tidur, mood, dan konsentrasi di siang hari.
Pada tahun 2013 penerbit itu kembali meneliti pada tikus dan curut mendapat efek antidepresan dari berjalan di roda. Peneliti menyimpulkan bahwa aktivitas fisik itu adalah cara yang efektif untuk memperlakukan depresi.
Nah.. bahkan jika berlari diterapkan di waktu luang anda, olahraga ini dapat melindungi anda terhadap kecemasan dan depresi, penelitian telah menunjukkannya.

2. Membantu menjaga dan menurunkan berat badan

Anda tahu bahwa latihan membakar kalori saat anda melakukannya, bahkan ketika anda telah berhenti berolahraga karena sudah lelah.
Studi telah menunjukkan bahwa latihan reguler meningkatkan pembakaran jumlah setelah berolahraga — Ilmuwan menyebutnya EPOC , yang merupakan singkatan dari excess post oxygen consumption, hal ini seperti pegawai negri yang telah pensiun tetapi tetap mendapat gaji..
Dan Anda tidak perlu berlari dengan kecepatan ekstra untuk mendapatkan keuntungan ini, lakukanlah tidak cepat dan tidak lambat...

3. Memperkuat lutut, sendi dan tulang

Sudah lama diketahui bahwa berlari meningkatkan massa tulang, dan bahkan membantu mencegah pengeroposan tulang terkait usia.
Tapi kemungkinan anda telah mendengar dari keluarga, teman atau orang lain bahwa "berlari buruk untuk kesehatan lutut anda."
Baiklah, sains telah membuktikan bahwa itu sebenarnya SALAH, Studi menunjukkan bahwa berlari meningkatkan kesehatan lutut, menurut David Felson, peneliti dari Universitas Boston dalam sebuah wawancara di National Public Radio (radio publik nasional).
"Kami tahu dari banyak studi bahwa berlari tidak menimbulkan kerusakan pada lutut," kata Felson.
"Ketika kami melihat orang-orang dengan radang sendi lutut, kami tidak menemukan bahwa lari bisa menimbulkannya, dan ketika kita melihat pelari dan mengikutinya dari waktu ke waktu, kita tidak menemukan risiko kerusakan lutut pada mereka."

4. Meningkatkan daya Pikir

Khawatir tentang mengurangnya daya pikir seperti yang akan anda dapatkan saat tua?, latihan secara sering dapat mengurangi kualitas pikiran.
Sebuah studi 2012 yang diterbitkan oleh Psychonomic Bulletin & Review menyimpulkan bahwa bukti tersebut tidak dapat dipertanggung jawabkan bahwa olahraga rutin membantu mengurangi penurunan mental yang berkaitan usia, terutama fungsi seperti peralihan tugas, perhatian selektif, dan memori kerja.
Studi secara konsisten menemukan bahwa orang tua yang memiliki gaya hidup yang baik, mendapat hasil yang baik dalam tes mental dari pada rekan mereka yang memiliki gaya hidup yang tidak terjaga.
Pada pasien stroke, latihan secara rutin dapat memperbaiki masalah memori, bahasa, dan berpikir sebesar hampir 50 persen.
Tim peneliti menemukan "perbaikan signifikan" secara keseluruhan fungsi otak pada programnya seperti peningkatan perhatian, konsentrasi, dan planning.

5. Berlari mengurangi resiko kanker

Mungkin berlari tidak dapat menyembuhkan kanker, tapi ada banyak bukti bahwa lari dapat membantu mencegahnya.
Tinjauan yang luas dari 170 studi epidemiologi dalam Journal of Nutrition menunjukkan bahwa latihan reguler dikaitkan dengan risiko lebih rendah terhadap kanker tertentu.
Terlebih lagi, jika Anda sudah memiliki kanker, berlari (dengan persetujuan dokter) dapat meningkatkan kualitas hidup anda saat sedang menjalani kemoterapi.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter