-->

Kucing suka nyakar? Inilah Cara Mengatasi Kucing Hiperaktif


Mengatasi kucing hiperaktif memang tidak bisa dibilang mudah ataupun susah. Hal ini dirasakan bagi orang-orang yang memiliki hewan peliharaan satu ini. Beberapa gangguan pun dapat mengakibatkan mereka mengeong sepanjang malam bahkan berlarian seharian, lantas apa saja penyebabnya?
 Cara Mengatasi Kucing Hiperaktif
 Cara Mengatasi Kucing Hiperaktif

Penyebab Kucing Hiperaktif yang Perlu Dipahami

Kucing memang dikenal menjadi hewan yang pemalas karena menghabiskan seluruh waktunya hanya untuk tidur. Namun apabila peliharaan ini beranjak lebih hiperaktif dan mengeong sepanjang hari, maka Anda sebagai pemilik seharusnya perlu mengkhawatirkan binatang tersebut. .
1.     Kucing Merasakan Sakit
Penyebab pertama mengapa kucing bisa menjadi hiperaktif dari pada biasanya ialah kemungkinan mereka sedang merasakan sakit. Biasanya hewan peliharaan ini akan bersuara lebih nyaring untuk menunjukkan apa yang tengah dirasakannya.


Banyak kasus yang ditemukan bahwa kucing hiperaktif ternyata memiliki penyakit gigi, nyeri Neurologis atau sendi. Ketiga masalah ini memang terbilang cukup serius. Oleh karena itu, mengetahui penyebab hewan peliharaan sering mengeong sepertinya memang penting dilakukan.
2.     Kucing Mengalami Penurunan Mengenali Lingkungan Sekitar
Tidak hanya anjing saja, ternyata hal ini juga dapat terjadi pada kucing. Kasusnya bisa dikatakan seperti hewan mengalami penurunan daya ingat untuk mengenali lingkungan sekitarnya, misalnya hal kecil seperti tempat makan.
Umumnya, kejadian ini akan dialami oleh kucing-kucing yang sudah dewasa. Apabila penurunan mengenali lingkungan sekitar terjadi maka dapat membuat mereka cemas dan akhirnya menunjukkan kebingungannya dengan cara hiperaktif bahkan agresif.
3.     Kucing Mengalami Penurunan Sensorik
Gangguan selanjutnya yang dapat menyebabkan kucing menjadi hiperaktif adalah penurunan kemampuan sensoriknya, seperti menurunnya fungsi penglihatan atau pendengaran. Hal ini bisa meningkatkan kecemasan pada hewan tersebut.
Perasaan cemas inilah yang menyebabkan kucing akan bingung, cepat marah serta cenderung hiperaktif. Sebagai pemilik, alangkah baiknya jika Anda membawanya ke dokter hewan untuk meminimalkan gangguan lebih buruk selanjutnya

Cara Mengatasi Kucing Hiperaktif

Ternyata, kebanyakan penyebab kucing menjadi hiperaktif adalah perasaan sakit dan cemas. Hal ini perlu disadari oleh pemilik agar penyakit ataupun kecemasan bisa cepat diatasi, lalu bagaimana cara menghadapinya? Berikut beberapa cara ampuh mengatasi kucing hiperaktif:
1.     Pergi ke Dokter Hewan
Hal ini sangat perlu dilakukan apabila Anda memang sudah mengetahui bahwa kucing hiperaktif disebabkan karena adanya penyakit. Dengan memeriksakan ke dokter hewan, sebagai pemilik pun tidak perlu bertanya-tanya lagi mengapa mereka bisa bergerak lebih aktif dari pada biasanya.
Apabila memang tidak disebabkan karena adanya masalah penyakit yang diderita, Anda bisa berkonsultasi lebih lanjut kepada dokter hewan bagaimana mengatasinya. Cara-cara seperti menidurkannya atau membuatnya nyaman dapat dipraktikkan untuk membuat si kucing lebih tenang.
2.     Memberikan Makan Sebelum Kucing Tidur
Apabila kucing terbukti tidak mengidap penyakit apapun yang membuatnya hiperaktif, maka cara-cara sederhana ini dapat dicoba untuk mengatasinya. Pertama, Anda bisa menyiapkan makanan tinggi protein sebelum si hewan lucu tersebut tidur.
Hal ini dapat dilakukan mengingat bahwa di alam liar, para hewan akan memiliki rutinitas seperti berburu, makan baru kemudian istirahat. Apabila kucing sedang hiperaktif, maka Anda dapat memberikannya makanan sebelum tidur agar lebih cepat tenang lalu terlelap. makanan yang direkomendasikan seperti whiskas, namun tetap harus ditakar sesuai porsi karena ada beberapa efek samping whiskas untuk si kucing yang bisa membahayakan kucing.
3.     Menempatkan Kucing di Tempat yang Berbeda
Hal ini dapat dilakukan terutama jika kucing sedang hiperaktif saat malam hari ketika Anda hendak pergi tidur. Memisahkan dengan pemiliknya bisa saja membuatnya lebih diam karena pada umumnya mereka tetap akan mengajak bermain orang-orang di dekatnya.
Meskipun kucing tetap mencakar atau mengeong untuk meminta masuk, jangan pernah membukannya. Selama Anda tidak menanggapi, maka mereka pun akan berhenti berulah dan mencoba tidur seperti pemiliknya.
4.     Berusaha Tidak Menanggapi Ulah Si Kucing
Pemilik yang tetap memberikan perhatian pada kucing hiperaktif justru akan membuatnya semakin aktif karena merasa diperhatikan. Anda harus bisa menahan untuk tidak menanggapinya agar mereka berhenti menunjukkan perilaku berlebihannya.
Cara mengabaikan seperti ini memang menjadi salah satu pilihan ampuh dalam mengatasi kucing hiperaktif. Tidak memberikannya perhatian selama beberapa waktu akan menunjukkan kepada mereka bahwa pemilik tidak selalu memiliki waktu longgar untuk bermain bersamanya.
Itulah penjelasan mengenai beberapa cara untuk mengatasi kucing hiperaktif yang seringkali dikeluhkan oleh pemiliknya. Nyatanya, memiliki hewan peliharaan memang menyenangkan namun Anda haruslah pintar saat memeliharanya.

Related Posts

Post a Comment

Subscribe Our Newsletter